Peringatan Hari Anak di Aceh Besar Digelar di Ponpes Dar Maryam Kuta Malaka

Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto bersama Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Besar Cut Rezky Handayani menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2023, di Pondok Pesantren Dar Maryam binti Ibrahim, Samahani, Kecamatan Kuta Malaka Aceh Besar, Minggu (23/7/2023).

Pada peringatan HAN Aceh Besar tahun 2023 itu, panitia juga ikut menggelar aneka lomba untuk anak-anak diantaranya lomba mewarnai, lomba azan dan lomba permainan tradisional yaitu lompat engklek.

Saat membuka aneka lomba tersebut, Pj Bupati Muhammad Iswanto mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Pondok Pesantren Dar Maryam yang telah menjadi tuan rumah untuk Hari Anak Nasional pada tahun 2023 ini.

“Apresiasi kami dan terima kasih kepada Pondok Pesantren Dar Maryam yang telah menjadi tuan rumah untuk peringatan Hari Anak Nasional tahun ini,” tuturnya.

Baca juga: Aceh Besar Raih Anugerah Kota Layak Anak Kategori Madya

Pada kegiatan itu terlihat ratusan anak yang ikut serta, sebagiannya merupakan anak-anak disabilitas. Iswanto mengatakan anak-anak tersebut adalah generasi masa depan Aceh Besar yang harus dijaga dan dididik dengan baik.

Baca Juga:   AHY Serahkan 3 Rekomendasi Cabup-Cawabup di Aceh, Siapa Saja?

“Anak-anak ini adalah bagian dari kekuatan Aceh Besar di masa depan. Tentu sepatutnya kita semua menjaga dan mendidiknya untuk meraih cita-cita mereka,” kata Iswanto.

Pj Bupati Iswanto menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menaruh perhatian besar bagi penguatan kapasitas peserta didik, dimana berbagai kebijakan dilahirkan. Terbaru adalah mengeluarkan surat edaran yang isinya meminta para orang tua atau wali murid untuk mengantarkan anak secara langsung pada hari pertama masuk sekolah pada Senin awal pekan lalu. Orang tua atau wali murid yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bahkan diizinkan untuk masuk kantor pada pukul 9 pagi.

“Alhamdulillah Pak Gubernur mengizinkan dan hal yang sama juga diikuti Kabupaten maupun kota lainnya,” ungkapnya.

Baca juga: Forum Anak Kota Sabang Raih Penghargaan 2P di DAFA Award 2023

Selain itu Pemkab Aceh Besar juga memperingati HAN lebih awal, dimana upacara peringatan HAN 2023 baru akan dilakukan pada Senin 24 Juli 2023 besok, di Halaman Kantor Bupati Aceh Besar.

Baca Juga:   Yuk Intip Rangkaian Peringatan HUT RI di Sabang

“Kita mengadakan rangkaian acara hari ini, sehari lebih awal dari upacara. Perlu diingat bahwa walaupun hanya sesaat bersama anak-anak, ini menjadi modal dan penguat bagi mereka untuk menyongsong masa depan,” kata Iswanto.

Momentum Hari Anak Nasional kata Pj Bupati, harus dimanfaatkan untuk menanam pemahaman dasar bagi anak untuk menghadapi masa depan yang lebih kuat. “Mari kita menanamkan ilmu kepada penerus kita ini,” demikian Pj Bupati Aceh Besar.

Disamping itu, Bunda PAUD Aceh Besar sekaligus Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Aceh Besar, Cut Rezky dalam wawancaranya di sela-sela kegiatan tersebut ingin mengajak Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar ke depan lebih banyak menggelar kegiatan tingkat anak-anak atau sekolah.

“Hari ini ada 12 LKS yang bergabung pada peringatan HAN, semoga ditahun depan lebih banyak lagi LKS yang bergabung dengan kegiatan-kegiatan yng digelar oleh OPD Aceh Besar. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan jika memungkinkan dilakukan pertemuan sebulan sekali,” pungkasnya Cut Rezky.

Sementara itu Pimpinan yayasan Ponpes Dar Maryam binti Ibrahim, Khalil Akbar, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Aceh Besar yang telah mempercayai pesantren yang ia pimpin sebagai tuan rumah kegiatan HAN Tahun 2023.

Baca Juga:   Lubok Sukon Juara Harapan ADWI 2023

“Kami merasa bangga dipercayakan menjadi tuan rumah dalam acara ini. Mudah-mudahan acara ini berjalan dengan baik dan lancar. Kami juga mohon maaf bila ada kekurangan dalam acara ini,” kata Khalil Akbar.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPP dan PA) Kabupaten Aceh Besar Drs Fadhlan, Camat Kuta Malaka Drs Muzakkir MM dan unsur Forkopimcam Kuta Malaka serta para pimpinan dan guru Ponpes Dar Maryam binti Ibrahim.