Jawab Keluhan Warga, Lampu Jalan Sekitar Mata Ie-Anoi Itam Diperbaiki 

Lampu jalan
Foto: istimewa

Sabang – Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sabang terus melakukan pemeliharaan lampu jalan secara bertahap. Kini, pembenahan lampu jalan di sekitar Mata Ie-Anoi Itam akan segera selesai.

“Semua titik lampu di sekitar Mata Ie-Anoi Itam, akan segera selesai,” kata Pj Wali Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, Rabu (23/8).

Lebih lanjut dikatakan, pembenahan tersebut merupakan jawaban dari keluhan masyarakat terhadap adanya lampu jalan yang rusak dan tidak menyala di seputar Kota Sabang.

Baca juga:Jaboi, Destinasi Wisata Gunung Api di Sabang

Baca Juga:   Kakek di Lhokseumawe Tikam Istri Hingga Tewas

“Saat ini Dinas PUPR terus melakukan pengerjaan. Tadi dilaporkan, capaian target seluruh lampu LED dan solar cell akan selesai dua hari ke depan,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Sabang Lukmanul Hakim, yang menjelaskan pemeriksaan dan perbaikan jaringan 130 titik lampu jalan tengah dilakukan dan akan segera selesai.

Dia mengatakan, pihaknya telah memperbaiki atau mengganti alat yang rusak di 90 titik lampu jalan dan turut melakukan perbaikan kecil untuk menghidupkan 15 dari total 40 titik lampu yang rusak ringan. Perbaikan lanjutan juga telah dilaksanakan saat ditemukan ada jaringan yang putus.

Baca Juga:   Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Wastafel di Disdik Aceh

Baca juga: Ini Nama 23 Kabupaten-Kota di Aceh Lengkap dengan Ibu Kotanya

“Untuk LED dan solar cell akan tuntas dalam dua hari, tinggal penanganan lampu merkuri yang sedikit rumit dan rusaknya parah karena di sambar petir. Hasil dari perbaikan sampai hari ini, telah dilakukan perbaikan di 15 titik tiang dengan penggantian suku cadang,” jelasnya.

Dia menambahkan, pengerjaan diperkirakan tiga hari ke depan untuk penggantian suku cadang dan akan dilaporkan secara berkala, karena masih ada kendala di lapangan yang harus ditangani secepatnya.