Begini Proses Terjadinya Gerhana Bulan Parsial

Gerhana bulan parsial
unsplash.com/@mufidpwt

Banda Aceh – Gerhana bulan parsial atau sebagian akan terlihat di langit Indonesia pada Minggu 29 Oktober 2023 dinihari. Di Aceh, gerhana terjadi  sekitar satu jam 17 menit pada pukul 02.35 WIB hingga 03.52 WIB.

Gerhana bulan parsial adalah salah satu fenomena alam yang menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia. Bagaimana proses fenomena alam itu terjadi?

Gerhana bulan parsial terjadi ketika bulan berada di belakang bumi dan hanya sebagian dari permukaannya tertutup oleh bayangan bumi. Proses ini melibatkan tiga objek penting: matahari, bumi, dan bulan.

Proses dimulai ketika matahari bersinar dengan cahayanya yang kuat. Cahaya matahari kemudian melewati atmosfer bumi dan menghasilkan bayangan di belakang bumi. Bayangan ini terbentuk karena bumi memiliki ukuran yang cukup besar untuk memblokir sebagian cahaya matahari.

Baca Juga:   Warga Pidie Deklarasikan Wamenkominfo Calon Gubernur Aceh

Saat bulan bergerak mengelilingi bumi, ada saat-saat di mana bulan melintasi bayangan bumi. Inilah yang disebut sebagai gerhana bulan parsial. Pada saat ini, hanya sebagian kecil dari permukaan bulan yang tertutup oleh bayangan bumi, sehingga bulan terlihat agak redup.

Proses gerhana bulan parsial ini dapat diamati dengan mata telanjang, tanpa perlu menggunakan teleskop atau peralatan khusus. Namun, untuk melihat secara lebih jelas dan detail, menggunakan teleskop akan memberikan pengalaman yang lebih memuaskan.

Baca Juga:   Peringatan Hari Anak di Aceh Besar Digelar di Ponpes Dar Maryam Kuta Malaka

Gerhana bulan parsial biasanya terjadi dalam waktu yang relatif singkat, sekitar beberapa jam. Waktu terjadinya gerhana bulan parsial dapat bervariasi tergantung pada posisi bulan dan bumi dalam orbitnya.


Selama gerhana bulan parsial, bulan akan bergerak melintasi bayangan bumi dengan perlahan. Pada saat permukaan bulan yang tertutup bayangan semakin besar, bulan akan terlihat semakin redup. Namun, bagian yang tidak tertutup bayangan akan tetap terang.

Setelah mencapai puncak gerhana bulan parsial, bulan akan mulai keluar dari bayangan bumi. Proses ini berlangsung secara perlahan hingga akhirnya bulan kembali terlihat dengan penuh cahaya. Inilah yang disebut sebagai akhir dari gerhana bulan parsial.

Baca Juga:   Ahmad Yani Dilantik Jadi Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh

Gerhana bulan parsial adalah fenomena alam yang menakjubkan untuk diamati dan dipelajari. Selain memberikan keindahan visual, gerhana bulan parsial juga memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk mempelajari atmosfer bumi dan bulan.