Edu  

Dayah Insan Qurani Gelar Pekan Kreativitas Santri Berbahasa Asing

Dayah IQ gelar Pekan Kreativitas
Foto: istimewa

Aceh Besar – Dayah Insan Qur’ani Aceh Besar kembali menggelar pekan kreativitas santri dalam bahasa Asing untuk santri Dayah tersebut. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Dayah Insan Qur’ani yang diprakasai oleh Organisasi Santri Dayah Insan Qur’ani (OSDIQ) yang dikemas dalam event Festival of Language (Festage) ke-VII dan Muhadharah Kubra ke-IV.

Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari, mulai dari tanggal 12 sd 17 Agustus 2023 dengan tema ‘learn with fire, make your words inspire’. Para santri akan mengikuti berbagai cabang perlombaan bertema bahasa asing, seperti drama bahasa Arab dan Inggris, debat, story teller, olimpiade, vlog, hikayah dan lain-lain.

Baca juga: Santri Dayah Insan Qurani Juara Lomba Berhitung USK se-Aceh Besar

Santri juga akan silih berganti berpidato dalam empat jenis bahasa, yaitu bahasa Aceh, bahasa Indonesia, bahasa Arab dan juga bahasa Inggris.

Baca Juga:   2 Santri Jeumala Amal Lolos ke Jambore Dunia di Korsel

Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ust. Muzakkir Zulkifli mengatakan kegiatan Festage ini bertujuan untuk memotivasi dan mengasah kemampuan santri dalam berbahasa Arab dan Inggris sebagai program utama Dayah yang dikemas dalam bentuk aneka lomba dan piasan seni yang bernuansa hiburan.

Ia berpesan kepada seluruh santri agar senantiasa meningkatkan kemampuan dalam berbahasa asing yang merupakan salah satu program utama Dayah. Menurutnya, kualitas bahasa seorang santri sangat tergantung seberapa sering Ia mempraktikkannya dalam keseharian.

“Bahasa adalah habit, yakni kebiasaan. Sehingga tidak memadai dengan belajar teorinya saja, namun harus dipraktekkan setiap hari agar benar-benar mahir,” ujar Ust Muzakkir dalam bahasa Arab dan Inggris saat membuka kegiatan tersebut, Sabtu, 12 Agustus 2023 di panggung utama Dayah setempat.

Baca juga: 4 Santri Dayah IQ Lulus Beasiswa Berprestasi, ini Nama dan Tempat Kuliahnya

Baca Juga:   Bripda Dolly, Alumni Dayah IQ Juara Hifdzil Qur'an se-Asia Tenggara

Ia juga menyampaikan bahwa setidaknya ada empat disiplin ilmu yang harus dikuasai para santri agar benar-benar fasih dalam berbahasa asing.

“Ilmu bahasa itu umumnya terbagi empat, yakni listening, reading, speaking, dan writing. Atau dalam Bahasa Arab kita kenal dengan Maharah Istima’, Qira’ah, Kalam, dan Kitabah. Semua cabang perlombaan yang ada di Festage dan Muhadharah Kubra kali ini mengacu kepada empat disiplin ilmu tadi, sehingga harapannya anak-anak kami serius dalam mengikuti rangkaian perlombaan tersebut sebagai bentuk pembelajaran dan peningkatan kapasitas diri dalam berbahasa,” ujar Ust Muzakkir.

Pada kesempatan tersebut, ia juga memotivasi dan menyemangati seluruh santri agar tidak berputus asa jika mengalami kendala dalam belajar bahasa.

“Tidak ada yang instan. Semuanya step by step, langkah demi langkah. Yakinlah bahwa apa yang kita pelajari dengan konsisten meskipun sedikit demi sedikit akan membuahkan hasil yang besar di kemudian hari. Do your best, trust the process, lakukan yang terbaik dan yakinlah dengan prosesnya,” tambahnya.

Baca Juga:   Rektor UIN Ar-Raniry Optimis Raih Hasil Maksimal di PKM 3 Jambi

Sementara Ketua Panitia Festage VII, Muhammad Hafiz Auza dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun ini Festage memperlombakan 28 cabang lomba yang dibagi menjadi 2 kategori.

“Total keseluruhan cabang lomba berjumlah 28 lomba, 24 diantaranya untuk tingkat MA/Mts dan 4 sisanya dikhususkan untuk tingkat MA,” ujar Auza.